Journal of Synthesis Science Applied Science Analysis Laboratory Bhakti Wiyata Institute of Health Sciences
Perlindungan Hukum Apoteker Klinik Kecantikan Dalam Penyediaan Kosmetik Berbahan Obat
PDF (Bahasa Indonesia)

Keywords

Hukum
Apoteker
Farmasi

How to Cite

Aphrodita (2025) “Perlindungan Hukum Apoteker Klinik Kecantikan Dalam Penyediaan Kosmetik Berbahan Obat”, Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya, 6(1). doi: 10.56399/jst.v6i1.242.

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif, yakni penelitian yang berfokus pada analisis penerapan norma-norma dalam hukum positif (Sudjana, 2020). Pendekatan yuridis normatif ini didasarkan pada bahan hukum utama dengan cara menelaah teori-teori, konsep-konsep, asas-asas hukum, serta peraturan perundang-undangan yang relevan dengan penelitian ini (Hasan, 2019). Metode ini juga dikenal sebagai pendekatan kepustakaan, yaitu dengan mempelajari literatur, peraturan hukum, serta dokumen terkait lainnya (Suryani, 2021). Secara umum, terdapat lima pendekatan yang sering digunakan dalam penelitian hukum normatif, yaitu pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), pendekatan historis (historical approach), pendekatan kasus (case approach), dan pendekatan perbandingan (comparative approach) (Arief, 2018). Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual.

https://doi.org/10.56399/jst.v6i1.242
PDF (Bahasa Indonesia)
Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Copyright (c) 2025 Aphrodita

Downloads

Download data is not yet available.