Abstrak
Kortikosteroid merupakan obat yang banyak digunakan dalam berbagai kondisi klinis dan diketahui dapat memengaruhi metabolisme glukosa melalui peningkatan glukoneogenesis dan resistensi insulin. Pada pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 (DMT2), penggunaan kortikosteroid berpotensi memperburuk kontrol glikemik dan meningkatkan risiko hiperglikemia. Namun, bukti ilmiah mengenai pengaruh kortikosteroid terhadap kontrol glikemik pada pasien DMT2 masih tersebar dan beragam, sehingga diperlukan telaah sistematis. Systematic review ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan kortikosteroid terhadap kontrol glikemik pada pasien DMT2 berdasarkan sintesis naratif dari hasil penelitian yang tersedia. Pencarian literatur dilakukan secara sistematis pada basis data elektronik PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar. Studi yang diinklusi meliputi penelitian observasional dan eksperimental yang melibatkan pasien DMT2 yang mendapatkan terapi kortikosteroid, dengan luaran berupa parameter kontrol glikemik seperti glukosa darah puasa, glukosa darah postprandial, dan HbA1c. Seleksi studi dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Penilaian kualitas metodologis studi dilakukan menggunakan instrumen yang relevan, dan hasil penelitian disintesis secara naratif mengikuti pedoman PRISMA. Sebagian besar studi yang ditelaah menunjukkan adanya peningkatan kadar glukosa darah dan/atau HbA1c pada pasien yang menggunakan kortikosteroid, khususnya pada penggunaan kortikosteroid sistemik dengan dosis dan durasi tertentu. Variasi efek terhadap kontrol glikemik dipengaruhi oleh jenis kortikosteroid, rute pemberian, durasi terapi, serta karakteristik klinis pasien. Beberapa studi juga melaporkan peningkatan kebutuhan terapi antidiabetik selama penggunaan kortikosteroid. Berdasarkan sintesis naratif, penggunaan kortikosteroid cenderung berdampak negatif terhadap kontrol glikemik pada pasien Diabetes Mellitus Tipe 2.

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak Cipta (c) 2026 Yusnita Julyarni Akri
