Abstract
Kesehatan vagina pada ibu hamil sangat bergantung pada keseimbangan flora normal yang berfungsi sebagai sistem pertahanan tubuh. Gangguan pada keseimbangan mikroorganisme ini dapat memicu infeksi yang menjadi salah satu faktor utama penyebab komplikasi kehamilan. Keputihan menjadi tanda awal adanya infeksi mikroorganisme di dalam vagina. Keputihan yang bersifat patologis dan dibiarkan terlalu lama dapat menyebabkan komplikasi berbahaya bagi ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran jumlah bakteri Staphylococcus pada kasus keputihan ibu hamil trimester III. Bakteri Staphylococcus diisolasi dari spesimen swab vagina dan ditumbuhkan pada media Manitol Salt Agar (MSA). Koloni yang tumbuh diidentifikasi dan dihitung jumlah bakterinya berdasarkan metode Standard Plate Count. Teknik sampling dilakukan dengan accidental sampling dan diperoleh sampel sebanyak 16 spesimen swab vagina ibu hamil trimester III. Hasil penelitian menunjukkan bakteri Staphylococcus yang ditemukan yaitu, spesies Staphylococcus epidermidis sebanyak 7 spesimen (44%), dan Staphylococcus aureus sebanyak 9 spesimen (56%). Jumlah rerata koloni bakteri Staphylococcus epidermidis yaitu 4,4x105 CFU/ml, sedangkan Staphylococcus aureus 4,8x107 CFU/ml. Hasil penelitian ini dapat memberikan informasi tentang gambaran jumlah bakteri Staphyloococcus pada kasus keputihan ibu hamil trimester III, sehingga mendukung ibu hamil untuk selalu menjaga kebersihan vagina agar terhindar dari berbagai komplikasi selama kehamilan
Kata kunci: Bakteri Staphylococcus, Keputihan, Swab vagina, Ibu hamil.
References
A’yunin, Z. N. dkk. (2025). Pour Plate dan Spread Plate Sebagai Metode yang Akurat dalam Pemeriksaan Jumlah Bakteri dalam Urin pada Suhu Ruang dan Suhu Kulkas. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 16(2), 492–495.
Agni, S. O., Dewiani, K., Versita, R., Novianti, & Yulyani, L. (2024). Predisposing Factors of Vaginal Discharge in Pregnant Women in the Coastal Area of Bengkulu City. Journal of Public Health Sciences, 3(01), 39–45. https://doi.org/10.56741/jphs.v3i01.471
Al-Kraety, I. A. A., Al-Muhanna, S. G., Banoon, S. R., & Ghasemian, A. (2022). Bacterial vaginosis pattern and antibiotic susceptibility testing in female patients using high vaginal swabs. Biodiversitas, 23(6), 2838–2844. https://doi.org/10.13057/biodiv/d230608
Arsyad Mutiara Andjani , Asrini Safitri, Zulfamidah, Lisa Yuniati, Y. S. (2023). Hubungan Perilaku Vaginal hygiene dengan Kejadian Keputihan pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran UMI. Fakumi Medical Journal, 3(9), 695–701.
Chiaruzzi, M. et al. (2020). Vaginal Tampon Colonization by Staphylococcus aureus in Healthy Women. Applied and Environmental Microbiology, 86(18), 1–9. https://doi.org/. https://doi.org/10.1128/AEM .01249-20. Editor
Cohen, S., Ost, K. S., & Doran, K. S. (2024). Impact of interkingdom microbial interactions in the vaginal tract. PLoS Pathogens, 20(3 March), 1–9. https://doi.org/10.1371/journal.ppat.1012018
Eeo, O., & Ahmed, O. (2016). Multidrug Resistant Staphylococcus aureus Strains Associated with High Vaginal Swab Samples in Benin City , Nigeria. University of Lagos Journal of Basic Medical Sciences, 4(7), 13–18.
Kumar, M., Saadaoui, M., & Al Khodor, S. (2022). Infections and Pregnancy: Effects on Maternal and Child Health. Frontiers in Cellular and Infection Microbiology, 12(June), 1–15. https://doi.org/10.3389/fcimb.2022.873253

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Copyright (c) 2026 Authors and Journals
