References
Aditama, T.Y, 2003, Manajemen Administrasi Rumah Sakit, UI Press, Jakarta
Agnes A.R dan R. Azizah. 2005. Perbedaan Kadar BOD, COD, TSS. Jurnal Kesehatan Lingkungan, Vol. 2, No.1, 110 Juli 2005 : 97 – 110.
Arthono, Andri. 2000. Perencanaan Pengolahan Limbah Cair Untuk Rumah Sakit Dengan Metode Lumpur Aktif. Media ISTA
Azwar Asrul, 1996, Pengantar Administarasi Kesehatan, edisi ke 3, Jakarta
Barlin. 1995. Analisis dan Evaluasi Hukum Tentang Pencemaran Akibat Limbah Rumah Sakit. Badan Pembinaan Hukum Nasional, Jakarta.
Badan Riset Universitas Indonesia. Studi Kualitas Limbah Cair Rumah Sakit di Provinsi Maluku 2013; 3
Bestari Alamsyah, 2007, Pengelolaan Limbah Di Rumah Sakit Pupuk Kaltim Bontang Untuk Memenuhi Baku Mutu Lingkungan, Tesis (Dipublikasikan), Pascasrana Undip
Djoko sasongko, 1991, Teknik Sumber Daya Air, Penerbit Erlangga Jakarta
Direktorat Jenderal P2MPLP Departemen Kesehatan RI. 2005. Pedoman Program Pemberantasan Penyakit berbasis lingkungan Untuk Penanggulangan demam tifoid Pada Balita Dalam Pelita VI. Jakarta
Depkes, 2010. Propil kesehatan Rumah Sakit Haji. Makassar
Departemen Kesehatan RI, 1994, Pedoman Sanitasi Rumah Sakit di Indonesia. Jakarta Enri Damanhuri, 2009, Pengelolaan Limbah Berbahaya dan Beracun, Institut Teknologi
Bandung
Falultas Kesehatan Masyarakat, 2011, Penuntun Penulisan Skripsi. FKM Unpacti, Makassar
G. Nugroho Susanto, dkk, 2008, Air Hasil Olahan Limbah Rumah Sakit Dampaknya Terhadap Laju Pertumbuhan Spesifik Dan Sintasan, Jurusan Biologi FMIPA Universitas Lampung, Lampung
Juli Soemirat Slamet, 2002, Kesehatan Lingkungan, Penerbit Universitas Gadjah Mada
Kumpulan Makalah Seminar K3 RS Persahabatan,2002, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Penerbit Universitas Indonesia
Mangku Sitepoe, 2002 Usaha Mencegah Pencemaran Udara, Penerbit Grasindo Met Calf dan Eddy Inc, Waste Water Engineering, Treatment, Disposal, Re use, Mc Graw- Hill Book Co 1979
M. Arifin, 2008, Pengaruh Limbah Rumah Sakit Terhadap Kesehatan, Nurkhalis, 2002, Limbah Rumah Sakit, Perlu Pengelolaan dan Monitoring,
Permen LH No.68/MENLH/2016, tentang Baku Mutu Limbah Air Limbah Domestik.
Jakarta.
Rahmwati Agnes Anita dan Azizah. R, 2003, Perbedaan Kadar BOD, COD, TSS, Dan MPN Coliform Pada Air Limbah, Sebelum Dan Sesudah Pengolahan Di Rsud Nganjuk, Jurnal Kesehatan Lingkungan, VOL. 2, NO.1, JULI 2005
Sutrisno, Totok dkk, 2004, Teknologi Penyediaan Air Bersih, Jakarta, Rineka Cipta. Soekidjo Notoatmodjo. 1997. Ilmu Kesehatan Masyarakat. Jakarta: PT. Rineka Cipta Sopiyudin Dahlan. 2004. Statistik Untuk Kedokteran dan Kesehatan. Jakarata. PT. Arkans Salmin, 2005, Oksigen Terlarut Dan Kebutuhan Oksigen BiologiSebagai Salah Satu Indikator Untuk Menentukan Kualitas Perairan, Oseana, Volume XXX, Nomor 3, 2005 : 21 – 26
Srianingsih, S., Wijaya, A., Nasution, T. A., Anto, S., Muhajrin, M., Rauf, N. I., & Yusfik,
Y. 2022. Asuhan Keperawatan Keluarga Dengan Masalah Kesehatan Lingkungan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 53–56. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i1.41
Wati Ristina R, 2008, Penentuan Kadar Fosfat dan COD Pada Proses Pengolahan Air Limbah PT Sinar Oleochemical International, Medan
Watik P. 2002. Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT. Rineka Cipta

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Copyright (c) 2026 Authors and Journals
