Jurnal Sintesis Sains Sains Terapan Analisis Laboratorium Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata
Diskordansi Kadar CRP dan LED pada Pasien DM Tipe-2 dengan Ulkus Kaki Diabetik Analisis dengan Pendekatan Biofisika
NASKAH FULL BAHASA INDONESIA

Kata Kunci

C-Reactive Protein
Laju Endap Darah
potensial zeta
diabetes melitus tipe 2
ulkus kaki diabetik

Cara Mengutip

Prodyanatasari, A., Mely Purnadianty, Mardiana Prasetyani Putri, Novia Agustina dan Isni pra fitrilia (2026) “Diskordansi Kadar CRP dan LED pada Pasien DM Tipe-2 dengan Ulkus Kaki Diabetik Analisis dengan Pendekatan Biofisika”, Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya, 7(1). doi: 10.56399/jst.v7i1.360.

Abstrak

Diskordansi antara kadar C-Reactive Protein (CRP) dan Laju Endap Darah (LED) pada pasien diabetes melitus tipe-2 dengan ulkus sering ditemukan dalam praktik klinis, namun mekanisme biofisika yang mendasarinya belum banyak diungkap. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kadar CRP terhadap potensial zeta membran eritrosit dan LED pada pasien diabetes melitus tipe-2 dengan ulkus. Jenis penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional dilaksanakan pada Juni-Juli 2025 di RSU Daha Husada Kota Kediri. Populasi adalah seluruh pasien rawat inap dengan diabetes melitus tipe-2 dan ulkus tahun 2024 sebanyak 85 orang, dengan sampel 20 pasien yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data primer meliputi pemeriksaan kadar CRP (metode aglutinasi lateks), LED (metode Westergren), dan potensial zeta membran eritrosit (zeta potential analyzer). Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson dan regresi linier dengan SPSS versi 25 (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 20 responden, 18 pasien (90%) memiliki CRP negatif (<6 mg/L) dan 2 pasien (10%) CRP positif. Sebanyak 12 pasien (60%) mengalami peningkatan LED, dimana 10 diantaranya (55,6%) memiliki CRP negatif. Kedua pasien dengan CRP positif menunjukkan peningkatan LED sangat signifikan (75 mm/jam dan 110 mm/jam). Simpulan penelitian ini mengonfirmasi adanya diskordansi antara CRP dan LED pada separuh responden, mengindikasikan peran potensial zeta membran eritrosit sebagai mediator biofisika dalam menentukan kecepatan LED. Penelitian lanjutan dengan pengukuran potensial zeta secara langsung dan analisis bentuk molekuler CRP sangat diperlukan untuk memperkuat temuan ini.

https://doi.org/10.56399/jst.v7i1.360
NASKAH FULL BAHASA INDONESIA
Creative Commons License

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Hak Cipta (c) 2026 Penulis dan Jurnal

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.