Jurnal Sintesis Sains Sains Terapan Analisis Laboratorium Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata
Analisis Viskositas Darah melalui Parameter Neutrophil Lymphocyte Ratio dan Activated Partial Thromboplastin Time sebagai Prediktor Gangguan Hemoreologi pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2
NASKAH FULL BAHASA INDONESIA

Kata Kunci

diabetes melitus tipe 2
NLR
APTT
biofisika
viskositas darah
hukum Poiseuille

Cara Mengutip

Purnadianti, M. dan M.Pd., A. P. (2026) “Analisis Viskositas Darah melalui Parameter Neutrophil Lymphocyte Ratio dan Activated Partial Thromboplastin Time sebagai Prediktor Gangguan Hemoreologi pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2”, Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya, 7(1). doi: 10.56399/jst.v7i1.389.

Abstrak

Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) tidak hanya menyebabkan gangguan metabolik tetapi juga memicu inflamasi kronis dan hiperkoagulasi yang berkontribusi terhadap perubahan sifat fisik darah. Neutrophil Lymphocyte Ratio (NLR) sebagai penanda inflamasi dan Activated Partial Thromboplastin Time (APTT) sebagai parameter koagulasi berpotensi mencerminkan gangguan hemoreologi yang dapat dijelaskan melalui hukum Poiseuille. Penelitian ini bertujuan menganalisis korelasi NLR dengan APTT serta menginterpretasikannya dalam perspektif biofisika. Penelitian cross-sectional melibatkan 21 pasien DMT2 di RS Kristen Mojowarno Jombang. Pemeriksaan NLR menggunakan hematologi analyzer Mindray BC-5380 dan APTT menggunakan coagulometer CoaDATA 501. Hasil menunjukkan rata-rata NLR 3,43 (33% meningkat) dan APTT 30,40 detik (95% normal). Uji korelasi Spearman Rank menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara NLR dan APTT (r=0,272; p=0,234). Meskipun tidak berkorelasi secara statistik, secara biofisika kedua parameter berkontribusi independen terhadap peningkatan viskositas darah yang menurut hukum Poiseuille akan menurunkan laju aliran darah dan meningkatkan risiko komplikasi vaskular. Pengukuran viskositas langsung diperlukan untuk konfirmasi empiris. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pendekatan multidisiplin dalam memahami patofisiologi DMT2.

https://doi.org/10.56399/jst.v7i1.389
NASKAH FULL BAHASA INDONESIA
Creative Commons License

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Hak Cipta (c) 2026 Penulis dan Jurnal

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.